Senin, 25 September 2017

Information, Communication, and Technology (ICT)


Kegiatan dalam ICT terdiri dari collect (mengumpulkan), store (menyimpan), edit (menyunting), process (mengolah), transmit (mengirimkan informasi dalam berbagai bentuk).

Mengapa menggunakan ICT?
ICT digunakan untuk beberapa alasan yaitu:
1.     Dapat mempermudah proses belajar mengajar (PBM)
2.     Dapat menjadikan materi abstrak menjadi kongkrit
3.     Materi sulit jadi mudah dipahami
4.     Mempermudah visualisasi dan simulasi
5.     Menjadikan pembelajaran interaktif dengan multimedia
6.     Kekuatan hypertext (dibandingkan dengan buku)
7.     Memudahkan memilih, mensintesa, dan mengkolaborasi
8.     Dapat mengakomodasi siswa yang lamban
9.     Penggambaran ulang objek belajar dan pola pikir siswa
10.  Menigkatkan daya ingat siswa dengan belajar secara multimedia.

Apa ancaman menggunakan ICT?
Dampak negatif penggunaan ICT ini adalah:
1.   Ketergantungan bagi pengguna ICT
2.   Dapat terjadi penyalahgunaan/penyimpangan/hoax
Dampak negatif ini dapat diminimalisir dengan cara melakukan trianggulasi informasi yang diterima. Artinya apapun informasi yang diterima harus dichek kembali kebenarannya.

Manfaat ICT untuk edukasi:
1.   Memberikan kesempatan belajar bagi semua orang
2.   ICT dan perkembangan terakhir (vision)
3.   ICT/e-learning salah satu cara mengatasi masalah pendidikan
4.   Pembelajaran lebih menarik dan interaktif
5.   Pembelajaran jarak jauh.

Aspek-aspek Pembelajaran Berbasis ICT:
1.     Efektif dan efisien dalam pengembangan maupun penggunaan media pembelajaran
2.     Reliable (handal)
3.     Maintable (dapat dikelolah dengan mudah)
4.     Usabilitas (mudah digunakan dan sederhana dalam pengoperasiannya)
5.     Ketepatan pemilihan jenis aplikasi untuk pengembangan
6.     Kompabilitas (media pembelajaran dapat dijalankan diberbagai hardwere dan softwere yang ada)
7.     Pemaketan program media pembelajaran terpadu dan mudah dalam eksekusi
8.     Dokumentasi program media pembelajaran yang lengkap meliputi: petunjuk intalasi (jelas,singkat, lengkap),troble shooting (jelas, terstruktur, dan antisipatif), desain program (jelas, menggambarkan alur kerja program)
9.     Reusable (sebagian atau seluruh program media pembelajaran dapat dimanfaatkan kembali untuk mengembangkan media pembelajaran lain).

Fungsi ICT Sebagai Gudang Ilmu:
1.     Referensi penelitian terkini (internet based content)
2.     Manajemen pengetahuan (knowledge management)
3.     Jaringan pakar beragam bidang ilmu (comunity of internet network)
4.     Jaringan antar institusi pendidikan (education institution)
5.     Pusat pengembangan materi ajar
6.     Wahana pengembangan kurikulum

7.     Komunitas perbandingan standar kompetensi.

MACAM-MACAM GAYA BELAJAR

A.   GAYA BELAJAR VISUAL

Orang yang belajar dengan tipe visual cendrung menyerap informasi dengan cara melihat hal yang ada dihadapan mereka dan menyimpannya di otak. Dalam hal ini, mereka membutuhkan bukti-bukti konkret yang harus diperlihatkan terlebih dahulu agar dapat memahami informasi atau pelajaran tertentu.

Ciri-ciri tipe belajar visual:
1.     Lebih mudah mengingat apa yang dilihat dari pada yang didengar
2.     Lebih suka membaca dari pada dibacakan
3.     Pembaca cepat dan tekun
4.     Rapi dan teratur
5.     Mementingkan penampilan
6.     Cendrung melihat sikap dan gerakan guru yang sedang mengajar
7.     Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi
8.     Memiliki minat yang tinggi terhadap warna gambar
9.     Biasanya bereaksi berlebihan terhadap suara
10.  Suka mencoret-coret sesuat, yang terkadang tanpa artinya
11.  Lebih memahami gambar atau bagan dibandingkan hanya tulisan

Cara belajar yang tepat untuk gaya belajar visual:
1.   Belajar dari gambar maupun video yang menarik
2.   Membaca buku yang tidak hanya tulisan saja tetapi juga memiliki ilustrasi
3.   Saat belajar bisa sambil melakukan doodling supaya lebih fokus
4.   Gunakan spidol warna-warnisaat membuat catatan
5.   Membuat mind mapping untuk memudahkan belajar

B.   GAYA BELAJAR AUDITORI

Orang yang belajar dengan tipe auditori cendrung menyerapkan informasi dengan cara mendengar dan cendrung mengalami kesulitan untuk memahami informasi dalam bentuk tulisan secara langsung. Mereka juga cendrung tidak suka membaca dan mengalami kesulitan dalam menulis.

Ciri-ciri tipe belajar auditori:
1.      Lebih mudah mengingat apa yang didengar daripada yang dilihat
2.      Lebih suka  dibacakan daripada membaca
3.      Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, irawa dan warna suara
4.      Bagus dalam berbicara dan bercerita
5.      Berbicara dengan irama yang terpola
6.      Belajar dengan mendengar dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat
7.      Cendrung mendengarkan penjelasan daripada melihat gerak guru yang mengajar
8.      Merupakan pendengar yang ulung
9.      Suka musik dan bernyanyi
10.   Tidak bisa diam dalam waktu lama
11.   Suka mengerjakan tugas kelompok

Cara belajar yang tepat untuk gaya belajar auditori:
1.   Dengankan musik yang disukai
2.   Bisa merekam saat guru mengajar lalu dikemudian hari didengarkan kembali
3.   Apabila membaca buku, bisa sambil diucapkan dengan suara pelan untuk lebih mudah mengingat
4.   Mendengarkan materi yang diajarkan guru saat dikelas dengan seksama
5.   Belajar dengan diskusi bersama teman supaya lebih mudah memahami maupun mengingat materi

C.   GAYA BELAJAR KINESTETIK
Orang yang belajar dengan gaya kinestetik cendrung belajar lebih baik dengan bergerak atau menyentuh benda-benda secara langsung daripada melihat atau mendengarkan. Mereka lebih suka mengeskpresikan perasaan secara fisik dan mencoba hal-hal baru dengan cara mempraktikkannya.

Ciri-ciri tipe belajar kinestetik:
1.      Selalu berorientasi fisik dan banyak bergerak
2.      Berbicara dengan perlahan
3.      Menanggapi perhatian fisik
4.      Suka menggunakan berbagai peralatan dan media
5.      Menyentuh orang untuk mendapat perhatian mereka
6.      Berdiri dekat ketika berbicara
7.      Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
8.      Belajar melalui praktek
9.      Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
10.   Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
11.   Banyak menggunakan isyarat tubuh
12.   Suka buku cerita (aktivitas)
13.   Ingin melakukan segala sesuatu
14.   Menyukai permainan dan olahraga.

Cara belajar yang tepat untuk gaya belajar kinestetik:
1.   Saat mendapat materi pelajaran, bila memungkinkan segera coba praktikkan
2.   Belajar sambil melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan, misalnya sambil berjalan atau sesederhana menjetikkan jari
3.   Melakukan eksperimen dari materi yang didapatkan dari guru
4.   Bisa mengunjungi tempat yang berhubungan materi di pelajaran, misalnya untuk pelajaran sejarah bisa mengunjungi museum
5.   Mengikuti esktrskurikuler seperti KIR (Kelompok Ilmiah Remaja)




                                                                           

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN DENGAN MULTIMEDIA

1.        Prinsip Multimedia
        Orang belajar lebih mudah menggunakan teks dan gambar dari pada hanya menggunakan teks.

2.        Prinsip Kesinambungan Spasial
        Orang belajar lebih baik ketika teks dan gambar yang terkait disandingkan secara berdekatan dibandingkan teks dan gambar yang terkait dipisahkan.

3.        Prinsip Kesinambungan Waktu
        Orang belajar lebih baik ketika teks dan gambar disajikan secara simultan dibandingkan teks dan gambar disajikan secara bergantian atau setelahnya.

4.        Prinsip Koheren
        Orang belajar lebih baik ketika teks, gambar, video, dan animasi yang tidak terkait dan tidak relevan dengan konsep tidak disajikan.

5.        Prinsip Modalitas
        Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi disertai dengan teks pada satu layar.

6.        Prinsip Redundansi
        Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi yang disertai narasi dan teks pada satu layar.

7.        Prinsip Personalisasi
        Orang belajar lebih baik dari teks yang disusun komunikatif dibandingkan teks yang formal.

8.        Prinsip Interaktivitas
        Orang belajar lebih baik ketika ia dapat berinteraktif dengan sumber belajar.

9.        Prinsip Sinyal
        Orang belajar lebih baik ketika teks diberikan penekanan atau highlight.

10.     Prinsip Perbedaan Individual

        Orang belajar lebih baik jika pendekatan media yang digunakan sesuai dengan gaya belajarnya.